INSTIBA Resmi Diluncurkan, Simbol Payung Baru Pendidikan di Bangkalan

Bangkalan — Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan (INSTIBA) resmi dilaunching pada 10 Desember 2025 dalam sebuah prosesi yang berlangsung di halaman kampus INSTIBA. Meski cuaca sempat diguyur hujan, rangkaian kegiatan berjalan lancar dan khidmat. Acara ini juga dihadiri oleh tokoh publik Madura, Lora Nizar Ali, yang menjadi salah satu figur penting dalam momentum peresmian tersebut.

Acara dibuka oleh Drs. K.H. Matin Hanafi yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars INSTIBA. Suasana khidmat terasa ketika seluruh hadirin berdiri menyanyikan lagu kebangsaan sebagai bentuk penghormatan dan semangat kebangsaan. Setelah itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan resmi Rektor Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan, Muksin, S.Sos.I., M.Pd.I.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa pendirian INSTIBA merupakan fase baru yang memberikan ruang lebih luas bagi pengembangan pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Al Ibrohimy. Ia mengibaratkan INSTIBA sebagai payung dan pohon, “Institut Bahri Asyiq ini merupakan payung baru dan lebih besar daripada payung sebelumnya. Menjadi prioritas kita bahwa payung ini mampu menaungi orang-orang yang berteduh di bawahnya.”

“Ibarat pohon, semakin tinggi pohon, semakin kuat pula angin yang menerjang. Mudah-mudahan pohon yang mulai tinggi ini, akarnya, rantingnya, dan seluruh bagiannya semakin kuat. Semoga setiap langkah senantiasa diridai Allah SWT dan mendapatkan barokah dari muassis Pondok Pesantren Al Ibrohimy,” ujar Rektor dalam sambutannya.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan penobatan Duta Kampus, sebagai simbol peran mahasiswa dalam membawa nama baik INSTIBA. Prosesi doa penutup dipimpin langsung oleh Lora Nizar Ali, yang turut memberikan harapan agar INSTIBA menjadi institusi yang berkontribusi besar bagi kemajuan pendidikan di Madura.

Peresmian INSTIBA ini menandai babak baru perjalanan akademik dan kelembagaan, sekaligus menjadi momentum penting bagi masyarakat Bangkalan dan sekitarnya untuk melihat tumbuhnya institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen pada kualitas, pengabdian, dan nilai-nilai keilmuan yang berakar pada tradisi pesantren.