Yudisium INSTIBA 2024–2025 Teguhkan Integritas Akademik Calon Sarjana

Bangkalan — Institut Bahri Asyiq (INSTIBA) Galis Bangkalan menyelenggarakan Yudisium Tahun Akademik 2024–2025 pada Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Aula Buya Muchlis Bahri. Kegiatan akademik ini diikuti oleh 74 peserta yudisium yang berasal dari tiga program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Prosesi yudisium berlangsung khidmat dan tertib sesuai dengan tata kelola akademik perguruan tinggi. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah yang dipimpin oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars INSTIBA sebagai bentuk internalisasi nilai kebangsaan dan identitas institusi.

Agenda berikutnya adalah pembacaan Surat Keputusan Yudisium yang disampaikan oleh Wakil Rektor I, Abu Siri, S.Pd.I., M.Ap., yang secara resmi menetapkan kelulusan peserta yudisium sesuai ketentuan akademik yang berlaku. Momentum ini menandai berakhirnya satu fase pendidikan formal mahasiswa dan menjadi gerbang menuju peran sosial yang lebih luas.

Dalam sambutan tunggal, Rektor INSTIBA, Muksin, S.Sos.I., M.Pd.I., menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni administratif, melainkan tonggak moral dan intelektual bagi lulusan. Ia menekankan pentingnya integritas, etika akademik, dan tanggung jawab keilmuan dalam menghadapi dinamika masyarakat.

“Lulusan INSTIBA harus mampu memadukan kompetensi akademik dengan kepekaan sosial dan spiritual. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah tidak boleh berhenti pada ijazah, tetapi harus diaktualisasikan dalam pengabdian nyata kepada umat dan bangsa,” ujar Rektor.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan dan sosial ke depan menuntut lulusan yang adaptif, berkarakter, serta memiliki komitmen terhadap nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Oleh karena itu, ia berharap para lulusan dapat menjadi agen perubahan yang membawa kemaslahatan di tengah masyarakat.

Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh Dr. Mo’tasim, M.Pd.I., kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan kealumnian yang disampaikan oleh Wakil Rektor II, Moh. Jamaluddin Imron, M.Pd., yang mengulas peran strategis alumni sebagai duta institusi dan penguat jejaring akademik serta profesional.

Sementara itu, kesan mendalam disampaikan oleh M. Qhuzairi, S.Pd., lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Ia mengungkapkan rasa syukur atas proses pendidikan yang telah dilalui serta apresiasi terhadap para dosen yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter.

“INSTIBA bukan hanya tempat belajar teori, tetapi ruang pembinaan nilai dan kedewasaan berpikir. Yudisium ini menjadi awal tanggung jawab kami untuk membuktikan bahwa ilmu yang kami peroleh benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya. Dengan terselenggaranya yudisium ini, INSTIBA Galis Bangkalan kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, matang secara moral, dan siap berkontribusi aktif dalam pembangunan pendidikan serta kehidupan sosial-keagamaan.