Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh salah satu dosen Fakultas Syariah Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan. Mawardi merupakan salah satu dosen di INSTIBA Bangkalan dan satu-satunya dosen di Fakultas Syariah yang berhasil menyelesaikan sidang tertutup program doktor (S3) hanya dalam waktu 4 semester atau sekitar dua tahun masa studi di Program Doktor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi dirinya sendiri akan tetapi juga menjadi kebanggaan di lingkungan Kampus Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan. Keberhasilan tersebut menunjukkan keseriusan para pendidik di lingkungan kampus dalam meningkatkan kualitas akademik dan kompetensi keilmuan.
Sidang tertutup disertasi yang dilaksanakan di lingkungan program pascasarjana tersebut menjadi tahapan penting sebelum menuju sidang terbuka promosi doktor. Keberhasilan menyelesaikan studi doktoral dalam waktu relatif singkat ini dinilai sebagai capaian yang tidak mudah, mengingat proses pendidikan doktor menuntut ketekunan, riset mendalam, publikasi ilmiah, hingga penyusunan disertasi.
Dalam keterangannya, Mawardi menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, dukungan keluarga, para dosen pembimbing, serta doa para pimpinan dan dosen di lingkungan Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan.

“Ini bukan hanya tentang capaian pribadi, tetapi menjadi motivasi dalam pengembangan pendidikan hingga jenjang pendidikan tertinggi dalam dunia kampus. Saya berharap ini menjadi inspirasi bagi para mahasiswa untuk semangat belajar,” ujar Mawardi saat diwawancarai.
Diketahui, penelitian disertasinya mengangkat tema mengenai penyelesaian sengketa perceraian berbasis masyarakat melalui peran pemerintah desa dengan pendekatan integratif hukum progresif dan perspektif maqasid syariah, yang menyoroti praktik mediasi sosial di tingkat desa.
Rektor Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan, Dr. Muksin, S.Sos.I., M.Pd., turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian akademik yang diraih oleh Mawardi. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan program doktor dalam waktu empat semester merupakan prestasi luar biasa yang mencerminkan dedikasi, kedisiplinan, dan komitmen tinggi dalam dunia pendidikan.
“Kami atas nama civitas akademika Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan mengucapkan selamat dan sukses atas capaian akademik yang diraih oleh Bapak Mawardi. Ini merupakan kebanggaan besar bagi kampus, khususnya Fakultas Syariah, karena mampu menunjukkan kualitas dan semangat akademik para dosen dalam meningkatkan kompetensi keilmuan hingga jenjang tertinggi,” ujar Dr. Muksin.
Ia juga berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para dosen dan mahasiswa di lingkungan INSTIBA Bangkalan untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan, memperkuat tradisi akademik, serta menumbuhkan semangat riset dan pengabdian kepada masyarakat.
Prestasi ini sekaligus menjadi representasi semangat dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi. Keberhasilan menuntaskan pendidikan doktoral dalam empat semester diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi para mahasiswa, khususnya di lingkungan INSTIBA Bangkalan agar terus menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi.
