BANGKALAN – Prestasi membanggakan kembali diraih Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan atau INSTIBA di bidang riset dan publikasi ilmiah.
Jurnal ilmiah milik kampus, Jurnal Gahwa, resmi meraih akreditasi baru Peringkat 4 atau SINTA 4 tahun ini. Sementara itu, Jurnal Al Ibrah sebelumnya telah lebih dulu terakreditasi SINTA 5.
Dengan demikian, INSTIBA Galis kini menjadi satu-satunya kampus PTKIS di Bangkalan yang memiliki 2 jurnal penelitian terakreditasi Sinta.
SK Resmi dari Kemdiktisaintek
Peringkat baru Jurnal Gahwa ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Nomor 355/DST/D.D1/HM.01.01/2026 tanggal 24 Juli 2026 tentang Peringkat Akreditasi Baru Jurnal Ilmiah Periode 3 Tahun 2025.

Pemberitahuan resmi juga disampaikan melalui surat Ditjen Diktisaintek Nomor 862/DST.D1/HM.01.01/2026 tanggal 28 Juli 2026 yang ditandatangani Sekretaris M. Samsuri.
Berdasarkan SK tersebut, akreditasi SINTA 4 untuk Jurnal Gahwa berlaku selama 5 tahun, terhitung mulai Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023 sampai dengan Volume 6 Nomor 2 Tahun 2027.
Sesuai ketentuan, sertifikat akreditasi dan pemutakhiran data pada laman SINTA akan dilakukan secara bertahap dan dapat diunduh pengelola melalui laman ARJUNA. Pengelola jurnal juga wajib menjaga mutu artikel, proses review mitra bestari, dan tata kelola jurnal.
Komitmen Tingkatkan Mutu Riset
Capaian dua jurnal terakreditasi ini disambut baik oleh pimpinan INSTIBA.
Abusiri, M.Ap., Wakil Rektor 1 INSTIBA Galis menyampaikan apresiasinya.
“Ini bukti nyata komitmen INSTIBA dalam mengembangkan budaya riset dan publikasi di kalangan dosen dan mahasiswa,” ujarnya.
Senada, Abd. Mukit, M.Ag., Ketua Rumah Jurnal INSTIBA Galis menegaskan pihaknya tidak akan berhenti di sini.
“Kami akan terus lakukan peningkatan-peningkatan di bidang riset serta terobosan lainnya sebagai komitmen kami,” tegasnya.
Dengan raihan SINTA 4 untuk Jurnal Gahwa dan SINTA 5 untuk Jurnal Al Ibrah, INSTIBA Galis semakin mengukuhkan posisinya sebagai kampus yang aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan publikasi ilmiah di Madura.
