Lima Dosen Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan Raih Kelulusan PKDP 2026, Wujud Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan Tinggi

Bangkalan – Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan kembali mencatatkan prestasi dalam upaya penguatan kualitas sumber daya manusia. Sebanyak lima dosen Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan (INSTIBA) berhasil menyelesaikan Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) PKDP UIN Sunan Ampel Surabaya. Kelulusan tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Nomor 689 Tahun 2026.

Keberhasilan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kompetensi dosen, baik pada aspek akademik, pedagogik, profesional, maupun kepribadian. Program tersebut juga merupakan bagian dari tahapan strategis dalam mempersiapkan dosen menuju proses sertifikasi dosen.

Adapun lima dosen Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan yang dinyatakan lulus dan telah memperoleh Sertifikat PKDP Tahun 2026, yaitu:

Luluk Alfiya, M.Psi., Psikolog (Dosen Program Studi PIAUD)

Syaiful Rohman, M.Pd. (Dosen Program Studi PGMI)

Imam Bustomi, S.H., M.H. (Dosen Program Studi HTN)

Moh. Siswanto, S.Pd., M.H. (Dosen Program Studi HTN)

Subaidi, S.Pd., M.Ag. (Dosen Program Studi HTN)

PKDP merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat kapasitas dosen pemula agar mampu menjalankan tridarma perguruan tinggi secara profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Selama pelaksanaannya, peserta memperoleh berbagai materi strategis yang meliputi kebijakan pendidikan tinggi, pengembangan karier dan jabatan akademik dosen, integrasi keilmuan dan keislaman, moderasi beragama, penulisan karya ilmiah, perencanaan pembelajaran, strategi pembelajaran, hingga evaluasi pembelajaran.

Selain mengikuti pembelajaran klasikal, peserta juga menjalani tahapan On The Job Course (OJC) melalui pendampingan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pengembangan instrumen penilaian, pembuatan video pembelajaran, praktik mengajar, penyusunan artikel ilmiah, serta publikasi konten moderasi beragama. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan presentasi proyek pembelajaran dan artikel ilmiah yang siap diajukan ke jurnal akademik.

Kelulusan lima dosen Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan dalam program ini menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam membangun budaya akademik yang unggul, profesional, dan berkelanjutan. Dengan semakin banyak dosen yang mengikuti PKDP, diharapkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan terus mengalami peningkatan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa maupun masyarakat.

Rektor Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan, Muksin, S.Sos.I., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada seluruh dosen yang berhasil menyelesaikan Program PKDP Tahun 2026.

“Keberhasilan para dosen Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan dalam menyelesaikan PKDP merupakan capaian yang membanggakan bagi institusi. Program ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi, tetapi juga memperkuat profesionalisme dosen dalam melaksanakan tugas akademik. Saya berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti PKDP untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan.”

Lebih lanjut, Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara program yang telah memberikan kesempatan bagi dosen perguruan tinggi keagamaan untuk terus mengembangkan kompetensinya.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia serta UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara PKDP yang secara konsisten mendukung peningkatan kualitas dosen di Indonesia. Program ini merupakan investasi penting dalam mencetak tenaga pendidik yang profesional, inovatif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital dan global.”

Partisipasi aktif para dosen dalam PKDP Tahun 2026 menjadi bagian dari komitmen Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus meningkatkan tata kelola akademik. Melalui pengembangan kompetensi dosen yang berkesinambungan, Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan optimistis mampu mewujudkan visinya sebagai perguruan tinggi yang Unggul, Visioner, dan Transformatif pada tahun 2045.