Dosen HTN INSTIBA Bangkalan Raih Gelar Doktor Cumlaude

 13 Agustus 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Dr. Mawardi, S.Sos., S.H., M.H., dosen Hukum Tata Negara Fakultas Syariah, Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan Madura yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya pada Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dengan predikat cumlaude.

Gelar doktor tersebut resmi diraih melalui sidang terbuka promosi doktor yang dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, di Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Capaian tersebut menjadi bukti ketekunan, kedisiplinan, dan komitmennya dalam menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan kapasitas akademiknya di bidang Hukum Keluarga Islam yang dalam penelitian Disertasinya meneliti tentang peran pemerintah Desa sebagai mediator dalam sengketa keluarga bagi masyarakat nya yang dianalisis menggunakan teori Hukum Progresif dan Maqashid Syari’ah Jasser Auda.

Yang menjadi salah satu hal menarik dari perjalanan akademik Dr. Mawardi adalah masa studi program doktor yang secara akademik dapat diselesaikan hanya dalam empat semester atau sekitar dua tahun. Seluruh proses pendidikan, penelitian, penulisan disertasi, hingga persyaratan akademik dapat dituntaskan dalam kurun waktu tersebut.

Namun, proses menuju gelar doktor tidak serta-merta dapat dilaksanakan tepat setelah empat semester. Hal tersebut berkaitan dengan regulasi dan ketentuan akademik mengenai pelaksanaan promosi doktor yang berlaku di perguruan tinggi. Berdasarkan ketentuan tersebut, promosi doktor tidak dapat dilaksanakan hanya setelah masa studi empat semester atau dua tahun, melainkan terdapat ketentuan waktu minimal sehingga pelaksanaan promosi doktor paling cepat dapat dilakukan setelah sekitar dua tahun setengah.

Karena itu, meskipun secara substansial dan akademik pendidikan doktornya telah dapat diselesaikan dalam empat semester, Dr. Mawardi baru dapat melaksanakan promosi doktor pada awal semester kelima, tepatnya pada 13 Agustus 2026

Keberhasilan tersebut semakin istimewa karena promosi doktor berhasil dilalui dengan predikat cumlaude, sebuah capaian akademik yang menunjukkan prestasi unggul selama menempuh pendidikan doktor.

Sebagai akademisi yang selama ini menggeluti bidang Hukum Tata Negara, Dr. Mawardi tidak hanya menjadikan pendidikan doktor sebagai pencapaian akademik personal, tetapi juga sebagai bagian dari komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas keilmuan dan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan hukum.

Perjalanan akademiknya menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda bahwa keberhasilan dalam pendidikan tinggi membutuhkan ketekunan, fokus, disiplin, kemampuan mengelola waktu, serta konsistensi dalam menjalankan proses akademik

Dengan diraihnya gelar doktor tersebut, Dr. Mawardi kini semakin memantapkan langkahnya sebagai akademisi Hukum di Institut Bahri Asyiq Bangkalan dan praktisi hukum. Prestasi menyelesaikan pendidikan doktor secara cepat dengan tetap meraih predikat cumlaude menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan akademiknya.

Empat semester menyelesaikan pendidikan, hingga tuntas lima semester karena menunggu regulasi, dan 13 Agustus 2026 menjadi hari bersejarah ketika gelar doktor resmi diraih dengan predikat cumlaude.