BANGKALAN — Institut Bahri Asyiq (INSTIBA) Galis Bangkalan menyelenggarakan Yudisium Tahun Akademik 2025/2026 pada Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Buya Muchlis Lantai 2 dan diikuti oleh para peserta yudisium dari berbagai program studi di lingkungan Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan.
Yudisium menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademik mahasiswa sebelum memperoleh pengukuhan sebagai lulusan dan menyandang gelar sarjana. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum refleksi atas proses pendidikan yang telah ditempuh mahasiswa selama menjalani perkuliahan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars INSTIBA. Acara selanjutnya diisi dengan sambutan-sambutan, pesan dan kesan, serta ditutup dengan doa.

Rektor Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan, Muksin, S.Sos.I., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh peserta yudisium. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan bagian penting dari perjalanan akademik mahasiswa.
“Selamat dan sukses kepada seluruh peserta yudisium pada kesempatan kali ini. Anda sekalian berhak menyandang gelar sarjana. Mudah-mudahan gelar yang akan disandang berkah dan bermanfaat,” ujar Muksin.
Menurutnya, penyandang gelar sarjana tidak hanya dituntut memiliki capaian akademik, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat melalui ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi. Gelar akademik diharapkan menjadi bekal untuk melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat serta memberikan kontribusi positif sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa yudisium bukan semata-mata seremoni akademik, melainkan momentum untuk memasuki fase baru setelah menyelesaikan proses pendidikan. Para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai yang diperoleh selama berada di lingkungan kampus.
Sementara itu, Yuliana Alfiyatin, M.Pd., Dosen Fakultas Tarbiyah sekaligus Ketua Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) INSTIBA, turut memberikan pesan kepada para peserta yudisium.
Dalam penyampaiannya, Yuliana menekankan pentingnya menjadikan kelulusan sebagai awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama berada di bangku perguruan tinggi perlu diwujudkan dalam bentuk pengabdian dan kontribusi nyata, khususnya dalam bidang pendidikan.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar tetap menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta terus belajar meskipun telah menyelesaikan pendidikan formal di perguruan tinggi. Bagi lulusan yang akan berkecimpung di dunia pendidikan, pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di tengah masyarakat.
Rangkaian Yudisium Tahun Akademik 2025/2026 tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan sebagai bentuk refleksi perjalanan mahasiswa selama menempuh pendidikan di INSTIBA. Kegiatan ditutup dengan doa sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar seluruh lulusan diberikan kemudahan dalam melanjutkan langkah setelah menyelesaikan pendidikan.
Pelaksanaan yudisium tersebut menandai berakhirnya salah satu tahapan akademik para mahasiswa sekaligus menjadi awal bagi mereka untuk mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh. Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan berharap para lulusan mampu membawa nama baik almamater serta memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
