BANGKALAN – Rapat Senat Terbuka Institut Bahri Asyiq (INSTIBA) Galis Bangkalan dengan agenda tunggal Wisuda Sarjana XVI Tahun Akademik 2025–2026 berlangsung khidmat dan lancar di Gedung Rato Ebuh, Jalan Jenderal A. Yani No. 1, Bangkalan, Kamis (3/9/2026).
Rapat senat terbuka tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian akademik INSTIBA, khususnya sebagai momentum pengukuhan lulusan setelah menyelesaikan proses pendidikan pada jenjang sarjana.
Kegiatan diawali dengan pembukaan rapat senat, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars INSTIBA. Suasana akademik dan religius kemudian semakin terasa melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebelum memasuki agenda sambutan.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor INSTIBA Muksin, S.Sos.I., M.Pd.I. menyampaikan sambutan kepada para wisudawan dan seluruh peserta rapat senat. Agenda berikutnya diisi dengan penyampaian pembinaan kelembagaan oleh Dr. KH. Ilhamullah Sumarkan, M.Ag., Wakil Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur.
Pembinaan kelembagaan menjadi salah satu bagian penting dalam agenda wisuda tersebut. Kehadiran unsur Kopertais turut memberikan konteks bahwa momentum wisuda tidak hanya berkaitan dengan pengukuhan lulusan, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan tata kelola dan pengembangan kelembagaan pendidikan tinggi keagamaan.

Selanjutnya, Wakil Rektor I INSTIBA Abu Siri, S.Pd., M.Ap., membacakan Surat Keputusan yang menjadi dasar pelaksanaan prosesi pengukuhan. Setelah itu, para wisudawan mengikuti prosesi wisuda sebagai tahapan utama dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana XVI.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan wisudawan yang disampaikan Jamila, S.Pd., wisudawan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) INSTIBA.
Momentum tersebut dilanjutkan dengan pembacaan ikrar wisudawan oleh Moh. Asrori, S.Pd., wisudawan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
Selain prosesi akademik, Wisuda Sarjana XVI INSTIBA juga diisi dengan orasi ilmiah oleh Muhammad Aziz Hakim, M.H., Kepala Subdirektorat Ketenagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kehadiran orasi ilmiah menjadi salah satu bagian substantif dalam rangkaian wisuda. Agenda tersebut memberikan ruang bagi para wisudawan dan peserta untuk memperoleh perspektif akademik yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam.
Seluruh rangkaian Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana XVI kemudian ditutup dengan pembacaan doa dan penutupan rapat senat.
Wisuda tersebut tidak sekadar menjadi seremoni pengukuhan lulusan, tetapi juga menjadi momentum akademik untuk meneguhkan peran perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia melalui pendidikan, pengembangan keilmuan, serta penguatan kelembagaan.
Dengan berakhirnya prosesi Wisuda Sarjana XVI, para lulusan INSTIBA memasuki tahap baru untuk mengimplementasikan pengetahuan dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan, baik dalam kehidupan profesional maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.
