INSTIBA Perkuat Mutu Pembelajaran, Fakultas Tarbiyah Gelar Workshop Kurikulum dan RPS Berbasis OBE

BANGKALAN — Fakultas Tarbiyah Institut Bahri Asyiq (INSTIBA) Galis Bangkalan terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Review Kurikulum dan Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang secara khusus diperuntukkan bagi dosen Fakultas Tarbiyah.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Mo’tasim, M.Pd.I., ini menjadi ruang strategis bagi para dosen untuk melakukan evaluasi dan pengembangan kurikulum agar semakin relevan dengan kebutuhan pendidikan, perkembangan ilmu pengetahuan, serta tuntutan kompetensi lulusan.

Workshop tersebut menghadirkan Dr. Arif Mansyur, S.Pd.I., M.Pd., selaku Tim Ahli Kopertais Wilayah IV Surabaya Jawa Timur, sebagai pemateri.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penguatan mengenai konsep Outcome-Based Education (OBE), khususnya dalam mengembangkan kurikulum dan menyusun RPS yang berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa.

Dekan Fakultas Tarbiyah INSTIBA, Dr. Mo’tasim, M.Pd.I., menegaskan bahwa agenda tersebut merupakan bagian dari ikhtiar fakultas untuk membangun budaya akademik yang berorientasi pada peningkatan mutu.

“Kegiatan ini kami inisiasi sebagai bentuk komitmen Fakultas Tarbiyah untuk memastikan bahwa kurikulum dan proses pembelajaran yang dilaksanakan benar-benar berorientasi pada capaian pembelajaran. Dosen tidak hanya dituntut untuk mengajar, tetapi juga harus mampu merancang pembelajaran yang terukur, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan kompetensi mahasiswa,” ujar Dr. Mo’tasim.

Menurutnya, penerapan pendekatan OBE menjadi penting dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi yang terus berkembang. Melalui penyusunan RPS yang baik dan terarah, proses pembelajaran diharapkan dapat berjalan lebih sistematis serta memberikan dampak nyata terhadap pencapaian kompetensi mahasiswa.

Sementara itu, Dr. Arif Mansyur, S.Pd.I., M.Pd., menekankan bahwa implementasi OBE membutuhkan keselarasan antara profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, capaian pembelajaran mata kuliah, hingga proses evaluasi pembelajaran.

“OBE bukan sekadar mengganti format dokumen kurikulum atau RPS. Esensinya adalah memastikan adanya keterkaitan yang jelas antara apa yang ingin dicapai oleh lulusan, bagaimana proses pembelajaran dirancang, serta bagaimana capaian tersebut diukur dan dievaluasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, dosen memiliki peran penting dalam memastikan bahwa setiap proses pembelajaran benar-benar memberikan kontribusi terhadap pencapaian kompetensi mahasiswa.

Workshop ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi Fakultas Tarbiyah INSTIBA dalam memperkuat tata kelola akademik, meningkatkan kualitas perencanaan pembelajaran, serta membangun sistem pendidikan yang lebih terukur dan berorientasi pada capaian.

Melalui kegiatan tersebut, Fakultas Tarbiyah INSTIBA menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dan melakukan pengembangan berkelanjutan demi mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu, relevan, dan mampu melahirkan lulusan yang kompeten.