Internalisasi Nilai Tauhid Melalui Bermain Edukatif

Bangkalan — Penelitian ini mengkaji bagaimana strategi guru PIAUD dalam menginternalisasikan nilai tauhid melalui pendekatan bermain edukatif sebagai bagian dari pembentukan karakter religius anak usia dini. Latar belakang studi ini muncul karena fenomena menurunnya sensitivitas spiritual anak di tengah derasnya arus digitalisasi yang seringkali menggeser nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Roma Jurnal

Tujuan Penelitian
Penelitian bertujuan mengungkap praktik dan strategi yang digunakan guru PIAUD dalam mengintegrasikan nilai tauhid ke dalam aktivitas bermain edukatif, sehingga anak tidak hanya memahami tauhid secara kognitif tetapi juga menghayatinya secara emosional dan sosial. Roma Jurnal

Metode Penelitian
Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif studi lapangan dengan pengumpulan data melalui:

  • Wawancara mendalam dengan guru PIAUD
  • Observasi partisipatif terhadap kegiatan bermain
  • Studi dokumen kurikulum dan catatan kegiatan anak

Analisis data dilakukan secara deskriptif interpretatif dengan pendekatan fenomenologis untuk menangkap pengalaman anak dalam proses belajar yang bermakna. Roma Jurnal

Hasil Temuan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan guru meliputi:

  1. Integrasi nilai tauhid ke dalam permainan simbolik yang menghadirkan konteks Islami secara alami.
  2. Penggunaan lagu Islami dan aktivitas eksploratif yang menanamkan kesadaran ketuhanan dalam interaksi bermain.
  3. Pendekatan pengalaman emosional dan sosial, sehingga nilai tauhid bukan sekadar konsep kognitif, tetapi juga pengalaman nyata bagi anak.
  4. Guru berperan sebagai teladan spiritual (uswah) dalam setiap interaksi sehingga anak dapat menirukan nilai-nilai religius secara natural. Roma Jurnal

Diskusi Singkat
Pendekatan bermain edukatif yang dilakukan guru PIAUD terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter religius anak, karena pembelajaran tauhid tidak dipisahkan dari kegiatan yang menyenangkan dan dekat dengan dunia anak. Strategi ini sejalan dengan teori perkembangan anak yang menekankan pentingnya pengalaman langsung dan interaksi sosial dalam pembentukan nilai. Roma Jurnal

Kesimpulan
Penelitian menegaskan bahwa internalisasi nilai tauhid melalui bermain edukatif merupakan strategi penting dalam pendidikan Islam anak usia dini. Pendekatan ini memungkinkan anak memahami, merasakan, dan menghayati nilai keesaan Allah secara menyeluruh, memperkuat karakter religius sejak masa awal perkembangan mereka. Roma Jurnal