Tiga Tim Dosen Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan Raih Bantuan Penelitian Kementerian Agama RI Tahun Anggaran 2026

Bangkalan – Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang penelitian. Sebanyak tiga tim dosen berhasil ditetapkan sebagai penerima Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia.

Penetapan tersebut diumumkan melalui Surat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor B-377/DJ.I/Dt.I.III/HM.00/07/2026 tanggal 22 Juli 2026 tentang Pengumuman Penetapan Penerima Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Tahun Anggaran 2026. Program ini merupakan tindak lanjut dari proses seleksi nasional, review substansi, dan seminar proposal yang dilaksanakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem riset di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Adapun tiga tim dosen Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan yang berhasil memperoleh pendanaan penelitian adalah sebagai berikut.

1. Klaster Penelitian Dasar Pembinaan/Kapasitas

Ketua Peneliti: Abu Siri

Judul Penelitian:

“Transformasi Manajemen Kurikulum Cinta Berbasis Biospiritual: Integrasi Sains Kognitif dan Nilai Tauhid di Madrasah.”

Penelitian ini mengembangkan model transformasi manajemen kurikulum yang mengintegrasikan pendekatan biospiritual, sains kognitif, dan nilai-nilai tauhid dalam implementasi Kurikulum Cinta di madrasah. Hasil penelitian diharapkan mampu memperkaya pengembangan kebijakan pendidikan Islam yang adaptif, holistik, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

2. Klaster Penelitian Dasar Pengembangan Program Studi

Ketua Peneliti: Abd. Wahed

Judul Penelitian:

“Implementasi Kurikulum Cinta pada Pembelajaran PAI dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa MAN Bangkalan.”

Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Cinta dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai upaya memperkuat pembentukan karakter religius peserta didik. Hasil penelitian diharapkan menjadi rujukan dalam pengembangan kurikulum dan inovasi pembelajaran PAI pada satuan pendidikan menengah.

3. Klaster Penelitian Dasar Interdisipliner

Ketua Peneliti: Mo’tasim

Anggota: Moh. Samsul Arifin

Judul Penelitian:

“Akses dan Transformasi Pengembangan Diri Santriwati di Pesantren Madura dalam Perspektif Kesetaraan Gender.”

Penelitian ini mengangkat isu strategis mengenai akses pendidikan, pemberdayaan, dan transformasi pengembangan diri santriwati di lingkungan pesantren Madura melalui pendekatan interdisipliner. Kajian tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi ilmiah terhadap pengembangan pendidikan pesantren yang inklusif, berkeadilan, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.

Rektor Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh dosen penerima bantuan penelitian. Menurutnya, capaian tersebut merupakan bukti bahwa dosen Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan memiliki kapasitas akademik yang kompetitif dan mampu menghasilkan proposal penelitian yang memenuhi standar nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Kami mengucapkan selamat kepada para dosen yang telah berhasil memperoleh Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2026. Keberhasilan ini merupakan kebanggaan bagi institusi sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan produktivitas penelitian, publikasi ilmiah, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pengembangan pendidikan Islam,” ungkap Rektor.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan juga menyatakan komitmennya untuk memberikan pendampingan kepada seluruh dosen penerima bantuan, mulai dari administrasi kontrak penelitian, pelaksanaan kegiatan penelitian, monitoring dan evaluasi, penyusunan laporan kemajuan, laporan akhir, hingga pendampingan publikasi hasil penelitian pada jurnal ilmiah bereputasi. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi institusi dalam memperkuat budaya mutu penelitian dan mendukung peningkatan kinerja tridharma perguruan tinggi.

Keberhasilan ini semakin menegaskan komitmen Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan dalam membangun ekosistem riset yang unggul, inovatif, dan berdampak. Melalui dukungan berbagai program penelitian kompetitif nasional, institusi optimistis dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan keislaman, serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan dan sosial kemasyarakatan.

Segenap pimpinan dan sivitas akademika Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan mengucapkan selamat kepada seluruh dosen penerima Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Tahun Anggaran 2026. Semoga amanah ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan menghasilkan luaran penelitian yang berkualitas, inovatif, serta memberikan manfaat yang luas bagi kemajuan pendidikan tinggi keagamaan Islam dan pembangunan bangsa Indonesia.